MDP Business Talk - Digital In Business

    MDP Business Talk - Digital In Business

    MDP Business Talk - Digital In Business

    Transpormasi industri yang saat ini telah memasuki era 4.0 telah mendorong masyarakat dan perusahaan untuk beralih dari bisnis yang sifatnya konvensional menjadi yang lebih memanfaatkan teknologi, terutama teknologi informasi. Perubahan ini dirasakan sangat berdampak terhadap pola bisnis karena dengan masuknya teknologi informasi dalam sebuah proses bisnis telah membawa peningkatan produktifitas bagi pelaku usaha. Namun disisi lain, dengan adanya teknologi informasi ini juga telah menciptakan persaingan yang lebih tinggi antar pelaku usaha. Sehingga masing-masing usaha dan Industri serta para pelaku bisnis harus berinovasi agar tetap dapat memenangkan persaingan baik di tingkat regional bahkan global.
     
    Salah satu sektor yang memiliki peran cukup besar dalam perekonomian Indonesia adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Peran UMKM di Indonesia harus di akui memiliki kontribusi yang cukup besar, baik dalam penyerapan tenaga kerja maupun kontribusinya terhadap PDB. Data yang di dapatkan dari Kementrian Koperasi dan UMKM menjelaskan bahwa UMKM telah memberikan kontribusi 61.40% bagi PDB Indonesia dan sektor ini juga mampu menyerap sebanyak 96,7% tenaga kerja yang ada di Indonesia. Namun kontribusi ini sebenarnya masih banyak yang belum tergarap dengan baik. Masih dikelolanya usaha yang dilakukan oleh masyarakat dengan pola konvensional dan tradisional membuat produktifitas yang dihasilkan belum optimal.
     
    Kampus MDP sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang memiliki perhatian khusus dalam bidang IT dan bisnis, melalui kegiatan rutinnya yaitu MDP Business Talk (MBT), pada bulan ini mengangkat tema peran IT dalam menunjang bisnis. Sebagai Perguruan Tinggi, maka Kampus MDP memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat terutama di bidang IT dan Bisnis sebagai wujud dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Kampus yang memiliki tagline Kampus Inovasi ini telah memanfaatkan IT dalam proses pelayanan dan aktifitasnya sejak lama. Pemanfaatan IT di Kampus MDP diakui telah memberikan dampak positif bagi mahasiswa, pelayanan menjadi lebih cepat, aktifitas perkuliahan menjadi lebih menyenangkan dan menarik, penyebaran informasi menjadi lebih cepat, serta berbagai manfaat lainnya yang dapat menunjang produktifitas mahasiswa, karyawan maupun dosennya.
     
    Kegiatan MBT bulan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2018 yang diikuti para pelaku bisnis, masyarakat, mahasiswa dan dosen dari baik yang berasal dari lingkungan Kampus MDP maupun dari pihak luar. Dalam kegiatan kali ini, MBT juga melakukan kolaburasi dengan PT. Pegadaian Area Palembang. PT. Pegadaian sendiri telah menerapkan sistem IT dalam menunjang kegiatan bisnisnya, hal ini dapat kita lihat dengan penerapan Pegadaian Digital Service  (PDS) yang mempermudah akses layanan, informasi dan transaksi bagi para nasabah PT. Pegadaian. Pada kesempatan ini hadir sebagai pembicara adalah dari Dosen STIE MDP, Ibu Megawati, M.Si dan Pimpinan Bisnis Area Palembang PT. Pegadaian, Bpk Tun Imanuddin, S.E,.MM. Acara yang dihadiri lebih dari 250 peserta ini berlangsung interaktif dan menarik yang di kemas dalam bentuk paparan materi dan diskusi antara peserta dan pemateri.
     
    Dalam paparannya, Ibu Megawati menjelaskan bahwa tranformasi bisnis dari yang bersifat konvensional menjadi digital telah membawa perubahan yang signifikan bagi pelaku bisnis, misalkan pangsa pasar menjadi luas, efisiensi dalam hal biaya operasional serta manfaat lainnya. Namun perlu juga diperhatikan bahwa pada era industri 4.0 ini para pelaku usaha harus memiliki inovasi agar tetap bisa bersaing dengan kompetitor. Sementara itu, Bpk Tun Imanuddin memaparkan terkait pemanfaatan IT didalam proses pelayanan pada PT. Pegadaian, para nasabah tidak perlu repot-repot lagi untuk datang ke kantor cabang dalam melakukan transaksi, cukup melalui aplikasi mobile maka layanan dapat di akses oleh nasabah pegadaian. Selain itu disampaikan juga bentuk-bentuk layanan pegadaian, karena selama ini di masyarakat,  Pegadaian hanya memiliki layanan gadai barang saja, padahal masih banyak layanan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk menunjang bisnis dan kebutuhan pendanaannya.
     
    Diharapkan melalui acara ini, maka kesadaran para pelaku bisnis dalam memanfaatkan IT dalam kegiatannya semakin meningkat, sehingga industri dan bisnis yang ada di Indonesia bisa bersaing dan memperluas pangsa pasarnya, terutama di era digital dan revolusi industri era 4.0 ini. (121074)
     

Back to Top