MDP Business Talk Wanita Dan Kegiatan Ekonomi

    MDP Business Talk Wanita dan Kegiatan Ekonomi

    MDP Business Talk Wanita dan Kegiatan Ekonomi

    MDP Business Talk (MBT) yang ke 4 dilakukan pada tanggal 21 April 2018, dengan tema Wanita dan Kegiatan Ekonomi. Tema ini bertujuan untuk mengenang peran Ibu Kartini di dalam mensejajarkan kaum wanita di berbagai bidang kegiatan dengan kaum pria. Habis Gelap Terbitlah Terang menjadi satu kalimat yang menimbulkan efek yang sangat berarti bagi kegiatan yang sudah bisa dilakukan di banyak bidang kerja dan usaha seperti yang sudah tergambar di keadaan ekonomi saat ini.

    Kegiatan MBT mengundang empat pembicara yaitu; Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Selatan Ibu Dra. H. Musiawati, Ketua Asosiasi Pempek Kota Palembang Ibu Yenni Anggraini, SH., Presiden Direktur Thamrin Group Ibu Elysa Dian Thamrin, dan Pimpinan House of Viin Palembang Ibu Verra Wijanto. Kegiatan ini dipandu oleh moderator yaitu Dr. Ratna Juwita, SE., M.Si yang merupakan dosen dilingkungan STIE MDP.

    Talk Show merupakan konsep yang dipilih di kegiatan MBT ke 4, bersifat interaktif antara moderator dan pembicara. Perbincangan seputar peran seorang wanita pekerja dan pengusaha di dalam keluarga dan juga di dalam aktivitas kerja. Ibu Musiawati mengatakan pada saat akan melanjutkan sebagai wanita karir, maka wajib mendapatkan izin dari suami, sehingga pekerjaan yang akan dijalani nantinya akan diridhoi oleh suami. Secara keseluruhan pembicara memberikan pernyaaan yang sama, karena kegiatan yang dilakukan baik bekerja maupun membuka usaha perlu waktu yang tidak sedikit dan juga perlu mendapatkan dukungan, baik dari suami dan dari seluruh anggota keluarga.

    Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Selatan saat ini melakukan berbagai pembinaan dan pelatihan ke para UMKM se Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kota. Disampaikan juga jika peserta yang MBT yang berminat di dalam kegiatan tersebut, silahkan  berkunjung ke kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Selatan atau Dinask Koperasi dan UMKM Kota Palembang. Assosiasi Pempek juga menyatakan, asosiasi yang baru terbentuk awal tahun 2018 sudah menjadi wadah bagi para pengusaha pempek dan sudah banyak bergabung menjadi anggota. Kegiatan yang sudah dijalankan oleh anggota asosiasi yaitu  Lorong Basah Night Culinary, dan Pedestrian Sudirman. Memasuki kegiatan ASEAN GAMES 2018, sebelum dan sesudah  event olah raga internasional tersebut akan ada acara bagi pengusaha pempek dan juga songket.

    Presiden Direktur Thamrin Group memaparkan beberapa kegiatan usaha di bidang otomotif, property dan financial. Ke tiga bidang usaha tersebut dilakukan secara keseluruhan dengan menggunakan skedul yang sudah disusun, dan disiplin kerja merupakan komitmen di dalam menjalankan skedul tersebut, serta adanya team work di dalam setiap pekerjaan. Pimpinan House of Viin menggambarkan kegiatan House of Viin, dimana jam kerja sudah dimulai dari subuh dan harus terjun langsung supaya kepuasan konsumen tetap terjaga.

    Kegiatan ini diikuti dari pengusaha dengan berbagai jenis makanan dan juga tergabung di dalam anggota organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), serta Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, serta mahasiswa STIE MDP, STMIK GI MDP dan AMIK MDP. Thamrin Group, Apotik Puji, Vicitra, Balkis Onlineshope, Hotel Sentosa, Ayam Gepuk, dan PT. STTC (Indocafe) berperan sebagai sponsor di dalam kegiatan ini.

    Beberapa motivasi yang diberikan oleh pembicara untuk mendorong dan meningkatkan semangat membuka usaha dan menjalankan usaha yaitu, harus memunculkan rasa cinta terhadap usaha yang dijalankan, adanya jiwa dan budi di dalam pelaksanaan usaha, humble, giat, rajin dan juga membangun mimpi setinggi bintang, walaupun apa yang dimimpikan belum tercapai, jatuhnya masih tetap di atas bintang. rj

Back to Top