Sharing Alumni Teknik Informatika: Pengalaman Kuliah Dan Kerja Di Luar Negeri

    Sharing Alumni Teknik Informatika: Pengalaman Kuliah dan Kerja di Luar Negeri

    Sharing Alumni Teknik Informatika: Pengalaman Kuliah dan Kerja di Luar Negeri

    Selasa, 10 April 2018 Kampus MDP dikunjungi oleh dua orang alumni Teknik Informatika, yakni Rifai Riza Alumni Teknik informatika (TI) angkatan 2014 yang melanjutkan studi ke University of Technology, Sydney dan Hernando Ivan Teddy Alumni TI angkatan 2013 yang setelah lulus memilih untuk bekerja di Kuala Lumpur. Dalam kesempatan yang sama, kedua alumni ini menjadi narasumber “Sharing Alumni” yang diadakan di Kampus MDP dengan tujuan menambah informasi untuk Mahasiswa MDP terkait proses apa saja yang harus dilalui jika ingin melanjutkan kuliah ataupun bekerja di luar negeri.

    Dalam Pemaparan pertama yang disampaikan oleh Rifai Riza, lebih mendetil mengenai informasi melanjutkan kuliah ke luar negeri, khususnya pria yang akrab disapa Riza ini membeberkan bagaimana pengalamannya sehingga lulus program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2014 yang dibiayai oleh pemerintah. “Karena LPDP memiliki batas maksimal tes yakni hanya 2 kali kesempatan, jika tidak lulus yang kedua kalinya maka pupuslah harapan kita untuk mendapatkan beasiswa tersebut, maka kita harus memahami betul bagaimana proses dan apa saja persyaratan yang dibutuhkan program ini ”, ujar pria yang telah meneyelesaikan studi di University of Technology, Sydney.

    Riza juga menambahkan bahwa dirinya pun mengikuti tes LPDP sebanyak dua kali, dimana tes yang pertama belum lulus dikarenakan kurangnya informasi dan pengalaman saat diwawancara, namun hal ini tidak mematahkan semangat Riza justru kemauan dan rasa ingin tahu nya bertambah dengan mengikuti tes kali kedua, bermodal pengalaman dan informasi yang dia gali akhirnya pria kelahiran Palembang ini lulus dan berkesempatan melanjutkan kuliah ke luar negeri.

    Saat ini saya sudah meneyelesaikan masa studi saya bulan November tahun lalu, dan Mei tahun ini saya akan kembali ke Sydney untuk mengikuti prosesi wisuda, ujar Riza dengan penuh kebanggaan.

    Dihadapan mahasiswa-mahasiswi MDP, Riza membagikan seluruh pengalamannya mulai dari bagaimana ikut tes LPDP, tantangan kuliah di luar negeri, pesan dan kesan selama kuliah hingga lulus tepat waktu dan yang terpenting persiapan jika bercita-cita melanjutkan kuliah ke luar negeri.

    “Jika bahasa bukan hambatan bagi kita, maka kesempatan untuk kuliah di luar negeri sangat terbuka, Saya pun sempat canggung ketika seluruh hari-hari kita harus menggunakan bahasa asing, namun hal tersebut proses alami yang mengharuskan kita beradaptasi dan saya enjoy lakukan itu” Riza menambahkan saat beberapa mahasiswa bertanya tentang pengalamannya.

    Berbeda dengan Riza, pemaparan yang kedua bercerita tentang pengalaman kerja yang disampaikan oleh Hernando Ivan Teddy. Empat tahun hingga kini telah berkarir di luar negeri sebagai Programmer perusahaan di Kuala Lumpur. Pria yang pernah merebut juara SAP Dashboard tingkat Asia Tenggara mewakili Kampus MDP menyampaikan pengalamannya mulai dari bagaimana mencari informasi lowongan pekerjaan lintas negara, kepengurusan izin ketenagakerjaan yang resmi dan pajak, serta tips dan trik agar survive dan unggul di negara lain.

    “Saya ingin memotivasi adik-adik mahasiswa MDP sekaligus menambah wawasan dengan pengalaman saya bekerja di negara tetangga, Malaysia, asal ada kemauan untuk mencari informasi secara Online seperti jobstreet, pemanfaatan linkedin atau media lainnya kita pasti bisa dapatkan pekerjaan sesuai dengan skill” ujar pria yang akrab dipanggil Nando.

    Nando memulai karirnya di Malaysia pada perusahaan Nettium Sdn Bhd sebagai software engineer sejak 2014, kemudian dipromosikan sebagai Senior Software Engineer pada tahun 2017, tidak hanya proyek teknologi informasi yang ada di Malaysia, namun Nando juga pernah menangani untuk negara Singapura dan Jepang. (EAW) 

Back to Top