Cinta
sejati ku
Butir – butir
benih yang kau kau pelihara,
akan berubah menjadi nyawa karena cinta mu
dan ridho Nya.
Meski aku berada dalam kegelapan rahim mu,
tapi disana lah satu – satunya tempat
yang membuat aku merasa nyaman,
karena ditemani
harapan dan do’a mu.
Semangat juang mu mempertahankan bukti kebesaran
Nya
lalu membuat aku terlahir di dunia.
Aku mendengar
rintihan mu, yang terdengar sangat tersiksa.
Engkau tak kan pernah merelakan seekor serangga
yang menggigit ku.
Kau jaga aku
setiap aku terlelap, setia menina bobokkan
ku.
Kau tenangkan aku saat aku merengek.
Hanya engkau yang mengerti setiap derai tangis
ku.
Aku menangis bukan karena apa – apa,
tapi aku hanya takut berada jauh dari mu,
lepas dari kasih sayang mu walau sedetik pun.
Senandung doa yang kau lantunkan dikala malam,
terdengar sayup dikala ku terjaga dengan tenang.
Bagi ku, hanya suara mu yang paling merdu.
Hanya syair do’a mu yang paling indah.
Jika di dunia ini Tuhan lebih dari satu,
Akan ku pilih engkau menjadi Tuhan kedua ku.
Aku akan bersujud,
meminta restu mu dalam menapaki setiap cita – cita
ku yang terjal.
By
: Annisah "GARENG" Muhairhia
|